MODEL VISI FDK
Inti gerakan dakwah merubah sikap individu ke arah terbentuknya pribadi muslim tangguh yang terus berproses menjadi masyarakat muslim bersama-sama lingkungan sekitar, demi kesempurnaan iman dan ihsan berdasarkan syariat islam.
TARGET
Penyadaran akan pentingnya dakwah Islam pada masyarakat, melalui metode lisan, tulisan serta tindakan dalam menyampaikan kebenaran Islam diantara ajaran lain secara terencana berkelanjutan.
SASARAN
Ke dalam, peningkatan imunitas aqidah umat dan mengamalkan prinsip-prinsip Islam berdasar Al-Qur’an dan Hadist dalam rangka menghadapi issu-issu peradaban dan pengetahuan; serta ke luar menangkal praktek-praktek pemurtadan agama di masyarakat.
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
fdk | forum_fdk@yahoo.com | IP: 125.163.249.1
Friday, July 27, 2007 10:06 AM
From: avert
To:
phalangis@yahoo.co.id, “[e] youth!”
Cc: gontorians@yahoogroups.com
Alkitab-Nasrani.doc (76KB)
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Alkitab
Alkitab Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.
Alkitab adalah kitab suci umat Kristen. Alkitab dibagi atas dua bagian utama: Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama. Bagian-bagian utama ini disebut “Perjanjian” karena Tuhan bangsa Israel(1) atau Yahwe membuat perjanjian. Pertama kalinya antara Nabi Musa dan orang Yahudi dan kedua kalinya antara Yesus Kristus dan seluruh umat manusia.(2)
Kata ‘Alkitab’ berasal dari bahasa Arab Kutiba yang berarti ketetapan-ketetapan/hukum, merupakan aturan-aturan dalam menjalankan agama
Hampir semua buku Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani, kecuali beberapa bagian yang ditulis dalam bahasa Aram dari kitab Daniel sedangkan semua buku Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani.
Berdasarkan isinya dan gaya penulisan,
Perjanjian Lama dapat dikelompokkan menjadi 5 bagian utama yaitu
Kitab Taurat (5 kitab)
Kitab Sejarah (12 kitab)
Kitab Puisi (5 kitab)
Kitab Nabi-nabi Besar (5 kitab) dan
Kitab Nabi-nabi Kecil (12 kitab).
Sementara pengelompokan untuk Perjanjian Baru adalah
Kitab Injil (4 kitab)
Kitab Sejarah (1 kitab)
Kitab Surat Rasuli (21 kitab) dan
Kitab Wahyu (1 kitab).
Selain itu semenjak dahulu ada diskusi tentang kanon Alkitab: buku apa saja yang bisa dianggap bagian dari Alkitab. Pada abad ke-3 SM, Alkitab Ibrani atau Tanakh diterjemahkan dalam bahasa Yunani. Terjemahan ini disebut Septuaginta, tetapi memuat sejumlah buku yang tidak terdapat dalam versi Yahudi. Buku-buku ini disebut buku-buku Deuterokanonika.
Asal kata “Alkitab”
Kata “Alkitab” memiliki sejarah yang sangat panjang. Di daerah pantai Fenisia, sekitar 40 km sebelah selatan Beirut, yang saat ini terletak di Lebanon, pada sekitar tahun 3500 sM, terdapat satu kota perdagangan yang sangat penting. Sekarang ini kota ini menjadi sebuah desa kecil yang miskin. Pada zaman dahulu, sekitar tahun 1300 SM, kota ini dikenal dengan nama Gubla. Perjanjian Lama (Yeh 27:9) mengenalnya dengan nama Gebal. Orang-orang Yunani dulu mengenalnya dengan nama Byblos. Dan dewasa ini, desa kecil ini bernama Jebel.
Kota ini dahulu merupakan jajahan Mesir dan menjadi kota pelabuhan dan kota pedagangan papirus. Oleh karena itulah orang Mesir memberi nama kota ini Gubla, yang merupakan sebuah kata dalam bahasa Mesir yang berarti “papirus”. Pada waktu itu, orang-orang Yunani merupakan pembeli dalam jalur perdagangan papirus, dan kota ini juga menjadi kota yang penting bagi orang-orang Yunani dalam jalur perdagangan ini. Menurut ‘telinga’ orang Yunani, kata “Gubla” menjadi “Byblos”, sehingga orang Yunani menyebut “papirus”, dan juga “buku”, dengan nama kota ini.
Philo (20 SM – 50 M) dan Josephus menyebut Perjanjian Lama sebagai bibloi hiërai. Hieronimus, seorang Bapak Gereja yang disuruh oleh Paus Damasus untuk merevisi Alkitab latin, berkali-kali menyebut Alkitab dengan nama Biblia yang merupakan kata dari bahasa latin yang berarti “kitab”. Alkitab dalam bahasa Inggris menyebut kitab suci sebagai the bible, dan dalam bahasa Jerman sebagai die Bibel. Oleh karena itu mengacu dari sejarah yang sangat panjang ini, tepat penggunaan kata Arab-Melayu “Alkitab” (2) untuk menyebut kitab suci.
Lihat pula
Daftar Kitab Dalam Alkitab
Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Yerusalem
Alkitab Versi Pemulihan
Pranala luar
(id) Situs Lembaga Alkitab Indonesia
(id) Yayasan Lembaga Sabda – Alkitab Online
(id) Alkitab Versi Pemulihan dengan catatan kaki
(en) Recovery Version Bible
Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Alkitab”
Kategori: Alkitab | Kristen | Yahudi
Note dari kami :
Berdasarkan Rukun Iman, umat Islam mempercayai Kitab-kitab Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur’an. Kecuali Al Qur’an maka Kitab Taurat dan Zabur dalam Perjanjian Lama (PL) dan Injil dalam Perjanjian Baru (PB) bukanlah yang layak jadi pegangan karena aslinya sudah tidak ada. Yang kini menjadi satu dalam Alkitab (PL dan PB) adalah hasil seleksi kitab-kitab yang sarat dengan campur tangan manusia. Silahkan simak perintah Paus Damasus*) diatas.Contoh nyata lainnya adalah berbedanya jumlah kitab PL umat Katulik dan umat Protestan ( lihat alinea paling bawah catatan ini).Tidak luput Injil Lukas dalam PB. (Lih. Lukas 1:3 Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukannya dengan teratur bagimu,) Tidaklah salah bila ada yang berkomentar bahwa selalu ada perubahan setiap kali Alkitab naik cetak.**)
Adapun Injil di PB yang diimanii umat Kristen umumnya, terdiri dari Injil karangan Matius, Injil karangan Markus, Injil karangan Lukas dan Injil karangan Yohanes. Tidak didapatinya Kitab Injil (karangan) Jesus a.s yang diimani umat Islam layak dipertanyakan.(Apabila kini beredar buku ‘Injil karangan Yudas’ maka kitab tsb tidak ada didalam Alkitab atau Bibel)
Selain Injil yang empat, masih ada buku-buku lainnya melengkapi Kitab PB yang justru utama untuk umat Kristen. Lihat juga tabel diatas.
Perlu juga diketahui bahwa jumlah kitab-kitab di dalam Alkitab berjumlah 73 untuk umat Katulik dan 66 kitab untuk umat Protestan ( yang ditabelkan diatas).
Semoga bermanfaat.
Catatan:
(1)Mungkin yang dimasud adalah perjanjian antara Tuhan dengan utusannya, Nabi Musa a.s yang adalah cucunya cucu Nabi Yakub a.s dari anaknya Levi. Yakub a.s disebut juga Israel.Yahudi, sebutan Yudah, adalah anak Nabi Yakub a.s. Kalimat diatas (‘Tuhan Bangsa Israel’)konotasinya subjectif. Namun demikian, kita ambil keterangannya saja.
(2) )Mungkin yang dimasud adalah perjanjian antara Yesus kepada murid-murid Yesus atau yang pada saat itu yang ada diseputar kehidupan Yesus, bukan kepada seluruh umat manusia (termasuk yang sudah meninggal ataupun yang akan dilahirkan). Disamping itu, kemungkinan juga ada bahwa Perjajian yang diucapkan Yesus semata-mata karangan Lukas (Lihat Lukas 1:3 diatas) karena tidak ada alur penyampaiannya. Lih. Lukas 22:20 dibawah
Lukas 22:20
Likewise also the cup after supper, saying, This cup is the new testament in my blood, which is shed for you.
Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.
Coba bandingkan Perjanjian Tuhan dengan Abraham (kakeknya Yakub a.s), yang berlaku abadi untuk Abraham, seluruh keturunan laki-lakinya dan++
Gen 17:10
This is my covenant, which ye shall keep, between me and you and thy seed after thee; Every man child among you shall be circumcised
Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
Gen 17:12
And he that is eight days old shall be circumcised among you, every man child in your generations, he that is born in the house, or bought with money of any stranger, which is not of thy seed.
Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
Andaikanpun yang ditulis Lukas (22:20) benar maka cocok (match) dengan keterbatasan misi Yesus yang diutus hanya untuk domba-domba hilang umat Israel.
Mat. 10:5-6
These twelve Jesus sent forth, and commanded them, saying, Go not into the way of the Gentiles, and into any city of the Samaritans enter ye not:
Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
But go rather to the lost sheep of the house of Israel.
melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
(2) Refer keteman yang mengerti Bahasa Arab, adakah penamaan kumpulan (seleksi) kitab-kitab yakni Al Kitab secara tatabahasa benar(correct, true)?
*) Paus yang sekarangpun, more or less, mengindikasikan kesejalanan. Bahkan mengkritisi Al Qur’an karena ‘statis’, tidak bisa diubah-ubah. Akan kami kirim e-mail tersendiri.
**) Contoh : Kemana’hilang’nya kata ‘Assalam’ dan ‘Assalam’alaikum’ didalam Alkitab Terjemahan Baru (yang sekarang ini diimani) ?
Isaiah 52:7
Terjemahan Lama
Bagaimana elok di atas gunung-gunung kaki orang yang memberitahu barang yang baik, yang memperdengarkan assalam, yaitu orang yang membawa kabar baik, yang memperdengarkan assalam, yaitu orang yang berkata kepada Sion begini: Allahmu juga Raja!
KJV1611 dan Terjemahan Baru
How beautiful upon the mountains are the feet of him that bringeth good tidings, that publisheth peace; that bringeth good tidings of good, that publisheth salvation; that saith unto Zion, Thy God reigneth!
Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!”
Matthew 26:49
Terjemahan Lama
Maka seketika itu juga datanglah ia mendapatkan Yesus sambil katanya, “Assalam ‘alaikum, ya Rabbi!” lalu mencium Dia.
KJV1611 dan Terjemahan Baru
And forthwith he came to Jesus, and said, Hail, master; and kissed him.
Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: “Salam Rabi,” lalu mencium Dia.
Salam kami.
avert
(dari dialog email forum_fdk@yahoo.com)